Seberapa pentingkah nafsu dalam suatu hubungan?

Seks Luar Biasa | |
Diperbarui pada: 18 Januari 2023
Seberapa pentingkah nafsu dalam suatu hubungan?
Menyebarkan cinta

"Apa itu Tinder?" Seorang teman bertanya kepada sebuah grup beberapa hari yang lalu. Jawabannya beragam, mulai dari "itu aplikasi kencan", "tempat yang penuh dengan foto penis yang tidak diinginkan", hingga "aplikasi kencan". Jawaban aplikasi kencan tampaknya menjadi yang paling populer. Bagi banyak orang, dunia digital dan seluler tampak seperti batas baru bagi para pria horny di luar sana, dan pasar aplikasi telah memanfaatkan momen itu secara besar-besaran.

Namun, terlepas dari seks yang tak bermakna (tanpa menghakimi!), seks juga memainkan peran penting dalam hubungan. Seks adalah komunikasi nonverbal antara dua orang. Itulah alasan mengapa orang mencari persetujuan sosial dan memasuki pernikahan. Hubungan intim yang indah selalu ada di benak setiap orang. Dengan populasi satu miliar jiwa, kita tampaknya sering melakukannya, tetapi mengapa kita tidak lebih sering membicarakannya? Apa peran nafsu dalam hubungan dewasa ini? Mari kita bahas lebih lanjut, ya?

â—Ź Ini komunikasi

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ini komunikasi nonverbal. Bernafsu dalam suatu hubungan tidak selalu berarti Anda terus-menerus bercinta. Meskipun itu bisa jadi salah satu kenyataan, itu juga berarti kedua tubuh Anda sering berkomunikasi. Hal ini sehat dan penting untuk hubungan jangka panjang.

â—Ź Ini adalah pengenal

Salah satu alasan hubungan romantis begitu intim adalah karena hubungan seksual. Tidak ada hubungan lain di mana hubungan seksual menjadi aktivitas bersama seperti ini, oleh karena itu nafsu dan akibatnyalah yang membedakannya. (Berhubungan seksual tidak bisa disebut hubungan dalam konteks ini.)

Bacaan terkait: Mengapa nafsu penting untuk memahami cinta

â—Ź Kayu bakar

Spanduk Foto

Perapian memang terlihat cantik dan berguna, dan akan tetap cantik, terlepas dari apakah sedang menyala atau tidak. Namun, perapian tidak akan menyala tanpa semacam kayu bakar. Jika Anda menerapkan logika ini pada hubungan romantis, Anda akan menemukan bahwa nafsu adalah kayu bakar yang menjaga api tetap menyala. Nafsu bertindak sebagai pemicu api. Setelah bertahun-tahun bersama, nafsu bisa menjadi faktor yang menjaga hubungan tetap hidup.

â—Ź Garis kabur

Memisahkan cinta dari nafsu bisa menjadi tugas yang sulit, terutama dalam hubungan jangka panjang. Apa yang Anda rasakan saat bermesraan dengan pasangan seringkali bercampur aduk, batasnya kabur. Namun, keduanya tidak harus selalu diluruskan. Bercinta bisa berawal dari nafsu, muncul sebagai komunikasi, dan menjadi tindakan cinta. Bercinta tidak harus dipisahkan dengan baik.

â—Ź Kepastian

Jaminan
Jaminan

Manusia pada dasarnya adalah makhluk yang insecure. Saat menjalin hubungan, mereka sering ragu akan banyak hal. Mereka terus-menerus mempertanyakan harga diri mereka. Salah satu pertanyaan yang terus muncul adalah, "Apakah saya menarik? Apakah pasangan saya tertarik pada saya?" Nafsu dan ekspresinya dapat meyakinkan kedua pasangan tentang daya tarik mereka. Hal ini membantu meningkatkan harga diri mereka dan karenanya menjadikan mereka pasangan yang lebih percaya diri.

â—Ź Fase bulan madu

Awal hubungan di mana kalian tak bisa melepaskan tangan satu sama lain sering kali dipandang sebagai masa-masa indah, yang jarang terulang. Meskipun nafsu memainkan peran penting di sana, nafsu dapat terus memainkan peran itu bahkan setelah fase tersebut berakhir. Jika dibiarkan, nafsu akan menjaga api hasrat tetap menyala dan fase bulan madu bukan lagi sekadar nostalgia.

Fase bulan madu bisa berlangsung selamanya
Fase bulan madu bisa berlangsung selamanya

â—Ź Pilihan

Hubungan jangka panjang seringkali merupakan ritual pilihan. Anda bangun setiap hari dan memilih untuk bersama orang yang Anda cintai. Ada kekuatan dan tanggung jawab besar di sana. Mempertimbangkan nafsu, hasrat yang Anda rasakan terhadap pasangan sebagai bagian dari pilihan ini sangatlah penting. Mengetahui bahwa Anda bersama seseorang yang Anda cintai dan yang membakar jiwa Anda setiap hari adalah perasaan yang memberdayakan untuk dialami.

â—Ź Tempat yang seharusnya

Meskipun kita telah melihat betapa pentingnya nafsu dalam suatu hubungan, tidaklah adil untuk memberikannya perhatian yang tidak perlu. Nafsu memang hebat, tetapi bukan segalanya. Jika Anda tidak ingin saling melucuti pakaian setiap kali berduaan, bukan berarti Anda tidak berada dalam hubungan yang penuh cinta. Nafsu hanyalah bagian dari keseluruhan permainan. Sebuah hubungan sejati memiliki banyak faktor. Anda tidak bisa berhubungan seks dan masih sangat mencintai, mendahulukan nafsu daripada kejujuran, kesetiaan, dan membangun kehidupan bersama adalah keliru. Memandang nafsu dan seks secara seimbang akan menjaga hubungan Anda langgeng.

Nafsu itu penting, tapi bukan segalanya
Nafsu itu penting, tapi bukan segalanya

â—Ź Persetujuan adalah yang tertinggi

Hasrat yang kuat terhadap pasangan tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak menghormati persetujuan mereka. Nafsu haruslah saling memberi dan menerima, dan tidak boleh menjadi api sepihak yang berkobar dan membakar pihak lain. Ketika Anda berpasangan, persetujuan kedua belah pihak adalah yang terpenting. Persetujuan lebih penting daripada hasrat dan intensitas. Menghormati persetujuan bukan hanya hal yang benar dalam suatu hubungan, tetapi juga merupakan ungkapan cinta sejati.

Bernafsulah terhadap pasangan Anda dan jaga rasa hormat, maka kehidupan cinta Anda akan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Kontribusi Anda bukanlah sumbangan amal . Kontribusi ini akan memungkinkan Bonobology untuk terus memberikan informasi baru dan terkini dalam upaya kami membantu siapa pun di dunia untuk mempelajari cara melakukan apa pun.




Menyebarkan cinta
Tags:

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari cara data komentar Anda diproses.

Bonobologi.com